I
have just got a big surprise from my liaison and Indonesian teachers this
evening. It was so touching and lots of tears. Ceritanya minggu yang lalu Mbak
Heidi (lisaionku) mengirimkan pesan singkat, “Please have Tuesday free”. We are
both so busy recently. It’s hard to catch up even we live at the same town.
Ya
sesuai perjanjian aku mengosongkan jadwalku pada hari selasa. Aku baru tahu
kalau ternyata malam selasa ini ada graduation night di Benalla East Primary
School, sekolahku bekerja. I thought I might go to graduation night so I texted
Heidi what’s on Tuesday. She said to
come a quarter to four at Rambling Rose Café, a very nice café in Benalla.
Today
was a big day for me. Setelah bercapai-capai membuat gingerbread di cooking
class pagi ini bersama Asi dan menghabiskan siang hari bersama Michelle membuat
rekaman bahan ajar dilanjutkan dengan polycom teaching, akhirnya bersama Asi
aku meluncur ke Rambling Rose Café. Dengan sangat baik hati sekali Asi bersedia
mengantarku because she needs to go to Post Office.
![]() |
| my family gingerbread |
Dengan
membawa empat trays gingerbread, aku duduk di kursi depan café sambil menunggu
Mbak Heidi yang tak kunjung datang. Asi bersedia menemaniku sesaat sampai
akhirnya Natalie -salah satu guru yang sedang belajar bahasa Indonesia- datang
bersama keluarganya. Kami pun berbincang-bincang sejenak di café itu.
Tak
terasa 15 menit sudah aku menunggu Mbak Heidi. Tiba-tiba dari arah belakang
datanglah Mbak Heidi dan Asi. Mereka menggiring aku ke outdoor tables di
belakang café.
Guess what happened?
Yappariiiiii!
I was very speechless when I saw lots of people there. Mostly, they are the
teachers from Benalla East Primary School-the school where I worked. Kejutannya
bukan itu saja, tiba-tiba kepala sekolah BEPS (Rick Martin) datang ke café
juga. It was such a memorable surprised. Sampai 20 menit aku duduk dan masih
dalam keadaan terkejut, beberapa orang special datang bergiliran. Ada Pak Steve
(guru yang sedang belajar bahasa Indonesia seperti Natalie serta keluarga) dan
juga beberapa guru BEPS.
Yang
paling membuat aku terkejut lagi, Philip (kepala sekolah tempat aku mengajar
polycom teaching) dan Rosalie (guru di tempat tersebut) datang juga. Whoaaaa,
terharu banget deh banyak orang yang dateng. Alhasil nangis bombaylah aku
(seperti biasa). Udah bingung aja sewaktu diminta bikin speech, saking
terharunya aku ngga bisa ngomong apa-apa. Yang ada malah bercucuran air mata.
Gosh, they are so nice. It is hard to leave this lovely people and town. I love
you Benalla!
![]() |
| Kartu ucapan dan kado |
![]() |
| Surat dari Pak Steve, Sophie, Aria, dan Tania. Bagus banget bahasa Indonesianya ;) |
I love you guys. I'll keep you in my memory. always. You are such my new family in Benalla.
Hope we'll meet again!
Sampai jumpa.


