19 May 2015

 

Sama halnya dengan memilih kata-kata yang lebih baik lagi dalam memberi komentar atau (jika ingin) mengkritik. Pilihlah kata/kalimat yang bersifat membangun, walaupun menurut kita karyanya itu (maaf) jelek. Namun, tidak ada salahnya menghargai usahanya. Dibalik karyanya itu ada usaha dan kegigihannya, loh. 

Gara-gara habis karaokean, jadi ingat kisah nyata ini. Entah berhubungan atau tidak. Suatu hari ada seorang anak yang suka menyanyi. Saat itu teknologi belum secanggih sekarang. Dia selalu mendengarkan radio sambil mencatat liriknya di buku tulis. Suatu hari, saat dia sedang bernyanyi ada yang mengkritiknya dengan mengatakan "ngga enak banget suaranya" (ini sudah saya perhalus redaksinya). Kira-kira apa yang terjadi dengan si anak? Mungkin malu. Mungkin dia menganggap kalau suaranya sangat mengganggu. Efeknya apa? Si anak menghentikan hobinya itu. Well... menurut saya ini juga berhubungan dengan a matter of expectation. Jangan menyamakan ekspektasi kita dengan orang lain. Lah..kalau misalnya ekspektasi kita bernyanyi itu untuk menunjukkan merdunya suara, bagaimana kalau ekpektasi anak itu menyanyi untuk menyenangkan diri? atau menghilangkan stres? 

Self reminder juga ini."think twice before you speak, because your words and influence will plant the seed of either success or failure in the mind of another" (anonymous).
Have a great day!

10 January 2015

Resolusi Lama atau Resolusi Baru?



Assalamualaikum..

Ya ampun udah lamaaaa banget ngga nge-blog. Udah hampir dua tahun ngga update, jadi ini berasa baru bikin aja. Anggap aja ini blog baru ya ;) Mudah-mudahan bisa istiqomah nulis lagi.

Alhamdulillah udah tahun 2015 aja, umur udah 26 tahun aja. Makin berkurang jatah umur, tapi makin sadar kalau “ini belum itu belum”. Kalau dulu biasanya tiap awal tahun selalu bikin resolusi yang ingin dicapai. Nah, tahun 2015 ini cuma nambahin beberapa resolusi aja. Waktu tahun 2013 udah pernah bikin resolusi sampe tahun 2015. Enak juga ternyata bikin resolusi per 3 tahun, jadi lebih terarah. Alhamdulillah sudah ada yang tercapai, ada yang perlu dilanjutkan dan diperbaiki, dan ada juga resolusi yang masih harus membutuhkan kerja keras.

Kata ‘Dagelan’ mah :
 (taken from dagelan Instagram)


I do totally agree! ngga ada yang salah sama resolusi tahun 2013, atau 2012, atau bahkan 2011 sekalipun. Namanya juga keinginan, kita bisa nulis mau kapan itu terjadi, tapi kan tetep Allah yang menentukan. Keinginan kita sih pengennya sesegera mungkin tercapai, tapi kalau kata Allah belum waktunya ya gimana lagi. Coba dilihat lagi, feasible ngga poin itu buat dicapai dalam setahun dan apa kekurangannya kenapa belum tercapai. 

Memang sih mimpi harus setinggi-tingginya, tapi kan tetep aja harus logis dan timeline-nya harus jelas. Misalnya pengen wisuda bulan Agustus 2015. Nah, liat dulu usaha apa yang udah dilakuin, gimana progres proposalnya, kemungkinan ACC atau ditolaknya judul, penelitian berapa lama, bimbingan berapa lama, lalu buat timeline juga buat menyelesaikan bab 1 - 5. Yang penting sih harus konsisten (curhat).

Dan harus selalu ingat ayat ini “Although when they plan, Allah also plans, and Allah is the best planners” (Al Anfal: 30). At the end, all the best wishes will come in the right time. Yeah, right time. Yang penting adalah USAHA dan BERDOA. 

Untuk resolusinya, nanti diposting di tulisan selanjutnya ya ;)

18 December 2012

A Surprise from Teachers


I have just got a big surprise from my liaison and Indonesian teachers this evening. It was so touching and lots of tears. Ceritanya minggu yang lalu Mbak Heidi (lisaionku) mengirimkan pesan singkat, “Please have Tuesday free”. We are both so busy recently. It’s hard to catch up even we live at the same town.

Ya sesuai perjanjian aku mengosongkan jadwalku pada hari selasa. Aku baru tahu kalau ternyata malam selasa ini ada graduation night di Benalla East Primary School, sekolahku bekerja. I thought I might go to graduation night so I texted Heidi what’s on Tuesday.  She said to come a quarter to four at Rambling Rose Café, a very nice café in Benalla.

Today was a big day for me. Setelah bercapai-capai membuat gingerbread di cooking class pagi ini bersama Asi dan menghabiskan siang hari bersama Michelle membuat rekaman bahan ajar dilanjutkan dengan polycom teaching, akhirnya bersama Asi aku meluncur ke Rambling Rose Café. Dengan sangat baik hati sekali Asi bersedia mengantarku because she needs to go to Post Office.

my family gingerbread 
Dengan membawa empat trays gingerbread, aku duduk di kursi depan café sambil menunggu Mbak Heidi yang tak kunjung datang. Asi bersedia menemaniku sesaat sampai akhirnya Natalie -salah satu guru yang sedang belajar bahasa Indonesia- datang bersama keluarganya. Kami pun berbincang-bincang sejenak di café itu.

Tak terasa 15 menit sudah aku menunggu Mbak Heidi. Tiba-tiba dari arah belakang datanglah Mbak Heidi dan Asi. Mereka menggiring aku ke outdoor tables di belakang café. 
Guess what happened?

Yappariiiiii! I was very speechless when I saw lots of people there. Mostly, they are the teachers from Benalla East Primary School-the school where I worked. Kejutannya bukan itu saja, tiba-tiba kepala sekolah BEPS (Rick Martin) datang ke café juga. It was such a memorable surprised. Sampai 20 menit aku duduk dan masih dalam keadaan terkejut, beberapa orang special datang bergiliran. Ada Pak Steve (guru yang sedang belajar bahasa Indonesia seperti Natalie serta keluarga) dan juga beberapa guru BEPS.

Yang paling membuat aku terkejut lagi, Philip (kepala sekolah tempat aku mengajar polycom teaching) dan Rosalie (guru di tempat tersebut) datang juga. Whoaaaa, terharu banget deh banyak orang yang dateng. Alhasil nangis bombaylah aku (seperti biasa). Udah bingung aja sewaktu diminta bikin speech, saking terharunya aku ngga bisa ngomong apa-apa. Yang ada malah bercucuran air mata. Gosh, they are so nice. It is hard to leave this lovely people and town. I love you Benalla!

Kartu ucapan dan kado

Surat dari Pak Steve, Sophie, Aria, dan Tania. Bagus banget bahasa Indonesianya ;)
I love you guys. I'll keep you in my memory. always. You are such my new family in Benalla.
Hope we'll meet again!

Sampai jumpa.

About Me

My photo
Benalla, Victoria, Australia
a 26 yo teacher student. Currently working on thesis in Teaching English and willing to graduate before June 2015. Love coffee, food, and movie. Trying to be grateful what I have and done.

Followers