Sama halnya dengan memilih kata-kata yang lebih baik lagi dalam
memberi komentar atau (jika ingin) mengkritik. Pilihlah kata/kalimat
yang bersifat membangun, walaupun menurut kita karyanya itu (maaf)
jelek. Namun, tidak ada salahnya menghargai usahanya. Dibalik karyanya
itu ada usaha dan kegigihannya, loh.
Gara-gara habis karaokean,
jadi ingat kisah nyata ini. Entah berhubungan atau tidak. Suatu hari ada
seorang anak yang suka menyanyi. Saat itu teknologi belum secanggih sekarang.
Dia selalu mendengarkan radio sambil mencatat liriknya di buku tulis.
Suatu hari, saat dia sedang bernyanyi ada yang mengkritiknya dengan
mengatakan "ngga enak banget suaranya" (ini sudah saya perhalus
redaksinya). Kira-kira apa yang terjadi dengan si anak? Mungkin malu.
Mungkin dia menganggap kalau suaranya sangat mengganggu. Efeknya apa? Si
anak menghentikan hobinya itu. Well... menurut saya ini juga
berhubungan dengan a matter of expectation. Jangan menyamakan ekspektasi
kita dengan orang lain. Lah..kalau misalnya ekspektasi kita bernyanyi
itu untuk menunjukkan merdunya suara, bagaimana kalau ekpektasi anak itu
menyanyi untuk menyenangkan diri? atau menghilangkan stres?
Self reminder juga ini."think twice before you speak, because your
words and influence will plant the seed of either success or failure in
the mind of another" (anonymous).
Have a great day!
Have a great day!
No comments:
Post a Comment