11 November 2012

Sekolahku di Tempat Bule

-Apa yang menarik dari sekolah di Australia?-

Itu isi pesan singkat dari salah satu teman suatu hari. Entah mengapa setiap saya chatting dengan teman-teman, pertanyaan yang paling hot adalah mengenai pendidikan dan pembelajaran di sekolah Australia. Tidak heran memang, saya yang merupakan sarjana pendidikan universitas pendidikan Indonesia akan dibanjiri pertanyaan seputar dunia mengajar.

Banyak hal yang menarik selama saya mengajar di Benalla, kota kecil di Victoria. Kebetulan saya mengajar di Primary school dan College, masing-masing 2 hari. Saya juga membantu tiga sekolah kecil mengajar bahasa Indonesia melalui Poly com video (teleconference) dan juga sesekali membantu mengajar di sebuah sekolah di luar kota Benalla. 

Dari sekian sekolah yang saya kunjungi, ada banyak hal yang bisa saya share mengenai pembelajaran dan program sekolah tersebut. 
Primary School
  1. Kelas dibagi menjadi Junior (kelas preparation - kelas 2), Middle (kelas 3-4), dan Senior (kelas 5-6).
  2. Mata pelajaran yang dipelajari hanya literacy (Reading & Writing), numeracy, art, dan PE (Physical Education), dan LOTE (language Other Than English) seperti Bahasa Indonesia, Italian, French, Germany, etc. Kebetulan sekolah saya mempelajari bahasa Indonesia (that's the reason why I am here now).
  3. Reading time. Setiap pagi siswa diberi waktu 20 menit untuk membaca dengan 'Reading Buddy' dan 20 menit untuk silent reading di siang hari. Menariknya siswa bisa memilih buku cerita apapun yang mereka suka sesuai dengan level membacanya.
  4. integrated learning. Pembelajaran science, social, dan teknologi dipelajari melalui mata pelajaran pokok tersebut. 
  5. Different Theme. Dalam satu tahun terdri dari 4 term (@2.5 bulan). Setiap term, memiliki tema yang berbeda sesuai dengan musimnya, Misalnya term ketiga lalu, siswa kelas middle mempelajari 'Olympics'. So they did all the subjects (literacy, numeracy, PE, LOTE, art) based on the theme selected. 
  6. Learning to experiencePembelajaran lebih mengutamakan pada 'experience'. Pernah suatu hari anak kelas senior belajar tentang 'chook' atau ayam. Kebetulan di sekolah ada kandang ayam. Nah, setiap kelompok mengambil satu ayam kemudian dieksplor. Ada siswa yang membuat biografi si ayam mulai dari nama,  hobi, makanan favorit, berat badan, sampai lingkar badan. Yang lebih keren lagi, salah satu siswa juga diharuskan membuat puisi/lagu/cerita si chook tersebut. 
  7. Show and Tell. Setiap seminggu sekali, siswa diharuskan membawa satu barang (apapun). Kemudian menunjukkannya di depan kelas dan tell about it!
  8. Assembly. Some schools have assembly once a week every monday morning and some might be on friday afternoon. Kalau di Indonesia semacam upacara bendera kali ya. Cuma lebih santai saja dan ngga harus berdiri selama satu jam. Assembly ini menjadi ajang pertemuan antara guru, staff, siswa, dan orang tua. Biasanya ada performance dari siswa, pengumuman events, pemberian weekly rewards ke siswa, kemudian sharing aktivitas yang dilakukan anak-anak. Siapapun boleh maju ke depan buat cerita tentang weekend-nya loh. Untuk reward sendiri, siswa terpilih dari masing-masing kelas akan diberi sertifikat/hadiah setiap minggunya. Misalnya ada yang dapet reward for confidence because she did a great job for singing ;)
  9. Bilingual Assembly. Salah satu sekolah dasar yang saya ajar adalah sekolah bilindo (Bahasa Inggris- Bahasa Indonesia). Jadi siswa yang mengikuti program bilingual diharuskan mengikuti bilingual assembly seminggu sekali. Kegiatannya ya seputar kegiatan Indonesia : tari tradisional, membuat mask, permainan tradisional, congklak competition, watching movies, Agustusan Games, singing, dll. Biasanya assembly ini dibuka dengan tarian poco-poco dan sajojo. Selain itu, ada juga performance tari-tarian dari siswa seperti tari Indang, Tari tempurung, tari saman, dll.
Sekian dulu ya teman. Nanti kita sambung lagi.

10 November 2012

Talking with Aussie!

Assalamualaikum,

G'day, Muti!
How was your weekend?

Good morning, Muti!
How was Tasmania?

Hi, Muti!
How's your dancing class?

Hi, Possum!
Did you enjoy the firework last night?

That's all the questions that might be asked everyday. Apapun bisa jadi bahan pertanyaan dan obrolan. Bukan sekedar basa-basi belaka, tapi memang mereka ingin tahu dan share pengalaman. Saya acungi jempol deh buat orang Australia yang hebat dalam membuka percakapan (rec : hal ini yang harus saya pelajari benar). They're very intelligent! Pengetahuannya luas, jadi kalau bicara apapun juga nyambung. Bahan pembicaraannya dari mulai daily activities sampai travelling ke luar negeri, tanaman, bahkan kuda. Sepertinya 'tek-tok' pembicaraan sangat mulus layaknya bermain ping-pong.

Orang Australia bisa bertahan berjam-jam berbicara saat dinner. Pernah suatu hari saya diajak dinner ke rumah kerabat host-family dan I could say it was the longest dinner I've ever had. It started from 7 to 11 p.m. Ya makannya juga tiga tahap ; entree, main meals, dessert. Jarak antara setiap tahapan 1 jam. Sisanya? Definitely, talking. Namun entah mengapa saya tidak merasa bosan sama sekali, karena pembicaan mereka bukan 'gossiping'. Mereka bercerita tentang liburan ke luar negeri, sejarah kota Benalla, Pahlawan Australia, perang dunia, musik, rumah, sampai ke masalah bunga mawar yang hampir mati. Seru sekali.

Host family saya, Bu Josie akan kedatangan satu siswa dari Sulawesi ke rumahnya. She didn't know much about Sulawesi. This afternoon she showed me a Sulawesi Book and asked her husband, Terry, to do so. She said, "read this book, Dad! and I'll ask you questions about Sulawesi". Menarik sekali, untuk kedatangan seorang tamu yang akan tinggal selama 3 minggu saja mereka harus mempersiapkan mengisi kepala mereka dengan pengetahuan tentang Sulawesi dan sejarahnya. She said, "I want to know the place where she lives". 

Mantap, yah!
:)

6 November 2012

Count Us In 2012 - hundred schools in Australia sing this song!




Every year hundreds schools perform same song, on the same day, at the same time. 
On 1st of November 2012, all the students around Australia sang this song together written by three high school students from Australia. The purpose is to celebrate music education in schools. 

I went to school concert on that day and the students sang this song. It was awesome knowing that thousand students around Australia also did the same thing at the same time. 



Different People (stand together) lyric


are you ready, ready to dream, dream it right into reality
from the first time that you believe, it's something to hold on to

Hold your head high, take your chances
life is more about questions that answers
Whoever you are. Ooohh

Different people, different places
Stand together (we stand together)
Singing with one voice, nothing can ever stop us or hold us down
And though we may fall out of time
The rhythm's there for all of us to find

Is there something, something to see
Something so far that's just out of reach
I'm beside you, here where you stand
So come on and take my hand


Hold your head high, take your chances
life is more about questions that answers

Different people, different places
Stand together (we stand together)
Singing with one voice, nothing can ever stop us or hold us down
And though we may fall out of time
The rhythm's there for all of us to find




5 November 2012

My First Special Video - Happy Birthday!


Heyhoy!!

The video was made for my beloved Nur Budi Utomo for his 26th Birthday on 2nd of August 2012. It was located in Melbourne and Benalla and taken on July 2012 . I am not confident enough to upload this video on you tube so I decided to keep it here in my blog.

It doesn't look like professional one but still makes me proud!
Happy Birthday, Nduty!

4 November 2012

Di dalam tubuh yang sehat, terdapat makanan yang banyak.

Assalamualaikum,

alhamdulillah sudah sekitar 9 bulan saya mengarungi hidup di negeri koala ini dengan selamat. Masih selamat tidak kurang apapun, malah lebih segalanya. Ya lebih ilmunya, lebih makannya, lebih lemaknya #eh.

Omong-omong soal lebih, saya merasa lebih sehat juga. Dulu sewaktu di Indo saya termasuk yang paling langganan sakit, yah paling ngga hidung mampet setiap bulan. Waktu itu alasannya cuaca di Bandung ekstrim dan kalau malam dingin banget. Padahal kalau dibandingkan dengan cuaca Benalla, dinginnya udah bisa nandingin kulkas.

Benalla yang terletak tidak begitu jauh dari gunung membuat cuaca sedikit ekstrim. Yah walaupun ngga seekstrim cuaca di Australia selatan yang dekat Antartika, tapi hampir setiap hari suhunya bisa mencapai 2 derajat bahkan sampai -4 derajat musim dingin lalu. Namun alhamdulillah saya sehat wal afiat, selama 9 bulan di sini cuma mengalami sakit dua kali - itupun flu dan paling lama sekitar 2 hari. Dulu kalau udah sakit flu, jangan harap bisa sembuh dalam waktu kiurang dari 2 minggu. Parah banget kan.

Tidak dipungkiri lagi pola hidup saya sekarang ini bisa dibilang sangat sehat. Pola makan, tidur, dan olahraga sangat teratur. Hihihi. Efek lingkungan sekitar juga kali ya. Teman dan kolega di sini sangat mendukung untuk hidup sehat dan teratur.

Hidup LDR dari keluarga, pacar, dan teman-teman di Indonesia membuat saya mengerti pentingnya hidup sehat. Istilah sehat itu mahal memang benar. Di Australia ini segala serba mahal, termasuk ke dokter. Jadi diupayakan jangan sakit deh. Sekalinya ke dokter, bisa merogoh kocek ratusan dolar kalau sakitnya lumayan (lumayan parah maksudnya). Pernah suatu hari teman saya sakit gigi dan kalau dia check up ke dokter saja bisa menghabiskan uang sekitar $60, atau Rp 550.000,-. Itu baru check up saja, gimana kalau beli obat dan lain-lainnya ya. Untung saja giginya langsung sembuh. Pengertian juga tuh gigi. Tahu kalau harus ke dokter biayanya mahal, jadi tetiba langsung sembuh hanya dengan minum obat dari chemist.

Saya jadi teringat kejadian sekitar 5 tahun yang lalu sewaktu saya dirawat di rumah sakit karena gejala tipus. Sebenarnya kesalahan ada pada pola makan yang sangat buruk. Dalam waktu sehari, saya hanya makan satu kali. Tidak ada sarapan dan makan siang. Paling cuma makan malam saja. Saat itu kegiatan kemahasiswaan saya seabrek. Kuliah pagi sampai sore dan dilanjut dengan latihan angklung dan tari sampai malam. Alhasil saya terkapar di rumah sakit selama satu minggu. Singkat cerita, salah satu sahabat saya memberikan saya 'pola makan sehat' yang didapatnya dari radio. Beginilah kira-kira jadwalnya :

07.00 sarapan 
10.00 morning tea (makan makanan ringan)
13.00 lunch
16.00 afternoon tea (makan makanan ringan)
19.00 dinner
20.00 dessert 

Ternyata pola makan tersebut sama seperti yang dilakukan Australian. Mereka selalu makan tepat pada waktunya. Pemilihan makanan yang sehat juga sangat diperhatikan sekali. Apalagi untuk sarapan dipilihlah makanan yang berprotein tinggi penambah energi di pagi hari. Beginilah kira-kira menu makanan mereka.

sarapan : toast/muesli or porridge with honey,milk and fruit, coffee/tea
morning tea : coffee/tea and biscuits or fruit or peanuts
lunch : sandwich and fruit
afternoon tea : basically same as morning tea
dinner : big meals!!!
dessert : ice cream/cake

Nah, hidup sehat juga harus diimbangi dengan multivitamin dan olahraga yang teratur. Lumayan deh jogging atau biking seminggu dua kali bisa bikin badan semakin bugar. Jadi ngga perlu tuh diet-diet segala untuk mengurangi berat badan. 

Selamat mencoba!


About Me

My photo
Benalla, Victoria, Australia
a 26 yo teacher student. Currently working on thesis in Teaching English and willing to graduate before June 2015. Love coffee, food, and movie. Trying to be grateful what I have and done.

Followers